meski Well-Prepared -PUN!
macam kasus si Wietski boleh dibilang sangat amat extra - ordinary
or over-whelmed?!
Secara ya...
dia dah mindah2in hampir smua barang-barangnya dia ke rumah ibunya di Rawamangun
sampe yang nyewa pick-up segala.
Terus, sementera menanti banjir tersebut mereka rela bertidur-ria dengan alas seadanya, padahal lowh bow....dengan anaknya yang baru berumur 2 tahun (tepat tgl. 2 Februari yang lalu) dan karena alasan banjir pulaks kue ultahnya masih teronggok di kulkas day carenya.
Aniwei, menilik segala persiapan si keluarga Wiet-Pras ini.
Barang sisa yang mereka tinggalkan adalah barang-barang elektronik yang seyogyanya bakal muat disimpan di kamar yang baru saja selesai dibangun di lantai 2 (baca: Deck)
Sudah dong ya...cukup dongg...persiapan mereka. Ibaratnya: COME ON, FLOOD! Just Come and Get us! (Duh, ya ga sgitunya jugaks siy ya...)
Eh, ya...ampyunn..
ternyata....
tidak cukup, sodara-sodara
tidak cukup juga usaha-usaha tersebut
karena, banjir yang BERHASIL merangsak masuk rumah Wiet-Pras yang
indeed di daerah kerajaan BANJIR ituw.. tidak hanya cukup 2 meter saja tingginya
melainkan 3 meter!!
in other words?
BARANG2 yang sudah tersimpan rapi di lantai 2
tetap Basah suBASA (Bukan Kapten Tsubasa!)
Huks..
nasib..
BANJIR 2007 adalah Kakaknya Banjir 2002 lalu
alias LEBIH PARAHH!!
Hiks...ya smoga, Omnya, Tantenya ato bahkan ORtunya
Banjir 2007 ga ada yang nyamperin KOTA JAKARTA dan DEBOTABEK
deh...
Cukup, Bang! Mas!
Hikss
TIDAKKKKKKKKKKKKKKK!!!!