The Syanditra : Syamsul Windi Putra

Say Cheeseeeeee!

Photo AlbumPERANGKAP TIKUSJan 19, '08 1:14 AM
for everyone

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah

setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang

belanjaan, seekor tikur memperhatikan dengan seksama

sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang

dibawa mereka dari pasar??"





Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini

adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan

kepalang.

Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak

" Ada Perangkap Tikus di rumah....di rumah sekarang

ada perangkap tikus...."



Ia mendatangi ayam dan berteriak " ada perangkat

tikus"

Sang Ayam berkata " Tuan Tikus..., Aku

turut

bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap

diriku"



Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil

berteriak.

Sang Kambing pun berkata " Aku turut ber

simpati...tapi tidak ada yang bisa aku lakukan"



Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama.

" Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya

buat aku sama sekali"



Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular

berkata



" Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan

mencelakai aku"



Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah

mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.



Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara

keras perangkap tikusnya berbunyi menandakan telah

memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya,

ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular

yang

terperangkap membuat ular semakin ganas dan

menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami

sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang istri

tidak sempat diselamatkan.



Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan

kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa

hari kemudian istrinya tetap demam.



Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh

suaminya.

(kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat

buat mengurangi demam)

Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk

dimasak cekernya.





Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda.

Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing.

Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil

hatinya.



Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya

meninggal dunia.



Banyak sekali orang

datang pada saat pemakaman.

Sehingga sang Petani harus menyembelih sapinya untuk

memberi makan orang-orang yang melayat.





Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh

kesedihan.

Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus

tersebut sudah tidak digunakan lagi.





SO...KALAU SUATU HARI..

KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN

MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA...

PIKIRKANLAH SEKALI LAGI!!!



tikus.jpg
  


yudiansyah wrote on Jan 19
dalem euy..
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help