IMHO, kenapa gak kalo dapet ASI dari orang lain? dalam agamaku, nabi muhammad pun disusui oleh orang lain, kan? akupun sempat menyusi anaknya sodara (yang usianya dengan umar cuman beda 3 bulan). Jadi kenapa gak? gara2 nayla (ponakanku itu) aku susui, tingkahnya jadi petakilan sama kayak umar...eh, ngaruh gak sih?hehehehe
kalau ASI aku kurang, dan ternyata orang lain ASInya melimpah, aku juga akan minta.. gak masalah... memang sih dilihat juga makanan yang di makan ibu itu bergizi apa gak? trus merokok apa gak? yaaa..memang sih ngambil ASInya "dengan catatan"...
umar hanya "kecolongan" 3 hari pertama doang pas dia lahir. itu dikasih ama sponsornya si bidan..sebel deh...
dari usia 1 tahun, umar paka susu UHT atau pasteurisasi. sebelum setahun, full ASI. terbukti, sejak setahun itu umar gak pernah kedokter kecuali imunisasi....
ASI keren kan?
Sufor? makasih deh...a big no no!
-andiana-
=======================================
Uci Wrote:
Dear Mom Windianingrum,
ASI donor lumrah kok diberikan..
Klo memang amu bisa cari info di klinik laktasi terdekat..
Klo di LN sana ada yg namanya bank ASI..nah asi yg didonorkan itu ada
syarat2nya juga...
Klo di Indonesia sini setauku di kliniklaktasi klo mo donor ASI blum
ad aturan yg baku.. asal si pendonor juga 'tau diri' aja mnjaga asupan
makanan yg masuk.. dg ga ngerokok ga minum minuman keras de el el..
Uci mamaKAvin+ija
====================================
Mom Rezia wrote:
Dear mommies,
untuk masalah donor ASI, bisa baca artikel dibawah ini aja kali ya, diambil dari
http://aimi-asi.org/index.php?option=com_content&task=view&id=61&Itemid=1
Salam,
Rezia
==========================
Amelita wrote:
Dear Mommies ...
Just sharing what I know ... Dalam Islam, hubungan saudara
sepersusuan, sepanjang yang saya tahu, hukumnya, jika 5 kali menyusui
sampai kenyang pada seorang Ibu akan menjadikan bayi tersebut "anak
susuan" dan ibu susunya beserta anak-anaknya semua menjadi mahramnya
si bayi susu, dan dikemudian hari tidak boleh dinikahi. Ini kembali ke
madzab atau fatwa apa yang di-ikuti oleh ibu + bapak si bayi. Masalah
mengambil ASI dari donor ASI tanpa diketahui sumbernya (walaupun sehat
dsb), bisa menjadi masalah dimasa depan kalau si anak ketemu dengan
anaknya donor ASI dan ingin menikah, atau bahkan sudah menikah.
Ada kejadian disini, sepasang suami istri, sudah menikah lebih dari 10
tahun, punya anak, dsb. Tahu-tahu mereka diberitahu bahwa si suami ini
anak susunya ibu si istri, setelah diselidiki, ternyata benar ... mau
ngga mau mereka harus pisah. Sedih kan ?
Wasalam,
Amelita, Riyadh.
===========================